.post img:hover { -o-transition: all 0.3s; -moz-transition: all 0.3s; -webkit-transition: all 0.3s; -moz-transform: scale(1.3); -o-transform: scale(1.3); -webkit-transform: scale(1.3); }
zona pengetahuan

ADVERTISEMENT


" border="0"/>

asalamualaikum wrb

welcome to indonesiapunyaa.blogspot.com


mohon kritik dan saran untuk website "indonesiapunyaa.blogspot.com

Sunday, March 31, 2013

Cara Mudah Membaca Kepribadian Orang

pada kesempatan hari ini indonesiapunyaa.blogspot.com ingin membahas bagaimana cara mengetahui watak kepribadian seseorang .nah bagi yang ingin belajar cara mengetahui kepribadiaan seseorang ..sobat simak dibawah ini untuk lebih lanjut


 menurutWilliam Herbert Sheldon (doc wikipedia)
Psikologi Konstitusi dengan tokoh William H. Sheldon
Teori dan konsep yang dikembangkan Sheldon berakar pada sektor biologi manusia, namun tidak berarti dia menolak adanya kekuatan lingkungan dan pengalaman masalalu manusia dalam membentuk tingkahlaku.
Somatotip (komponen fisik primer)
Somatotip adalah pernyataan kuantitatif mengenai derajat kepemilikan tiga komponen fisik (endomorfi,mesomorfi,ektomorfi) somatotip berupa tiga angka dalam satu deret, angka pertama merupakan ukuran derajat endomorfi, angka kedua derajat ukuran mesomorfi, angka ketiga derajat ukuran ektomorfi. Contoh : 7-1-1 mengambarkan orang yang ekstrim tinggi derajat endomorfinya dan ekstrim rendah derajat mesomorfi dan ektomorfinya.
Ø Endomorfi - Tubuh endomorfi cenderung mudah menjadi gemuk, dengan tanda utama halus dan bulat, tidak cocok untuk kegiatan fisik yang berat. Komponen pertama dari struktur tubuh, relatif didominasi oleh sistem vegetatif, bagian tubuh yang berkaitan dengan pencernaan makanan.
Ø Mesomorfi - Tubuh yang mesomorfik ditandai dengan wujug yang segi-segi dan keras, kokoh, tahan sakit, cocok untuk kegiatan menuntut kekuatan fisik. Komponen ke dua dari fisik, relatif didominasi oleh tulang, otot dan jaringan penghubung.
Ø Ektomorfi - Ditandai dengan bentuk tubuh yang tipis, tinggi dan otot yang lemah, peka dengan stimulasi. Komponen ke tiga dari fisik, relatif didominasi oleh kulit dan sistem saraf.
1360215124177331434
komponen fisik primer (http://www.sporsaglikdiyet.com)
v Komponen Fisik Sekunder
Somatotip sering tidak dapat menjelaskan tubuh yang kombinasi komponen-komponen dasarnya ganjil. Misal perempuan yang langsing tetapi kakinya besar dan pendek, atau laki-laki tengan kontur tubuh yang halus, bulumata panjang melengkung dan paha lebar. Sheldon menjelaskan komponen ini melalui komponen tubuh sekunder, yakni displasia, ginandromorfi, dan aspek tekstural.
Ø Displasia – ukjuran sebera[pa jauh tiga komponen primer muncul tidak konsisten pada bagian-bagian tubuh yang berbeda.
Ø Ginandomorfi – campuran sifat fisik antara seks laki-laki dan perempuan. Pria yang memiliki indeks g tinggi memiliki tubuh yang lembut, pangul lebar, bulumata yang panjang, dan sifat feminim. Indeks g= 1 berarti tidak ada sifat fisik lawan jenis dan indeks g= 7 adalah hemaprodit.
Ø Aspek tekstural – komponen yang menggambarkan ukuran kehalusan dan kekasaran fisik. Komponen ini menilai keindahan dan kemenarikan yang sukar dilakukan secara obyektif.
Tempramen
NO
viskerotonia
somatotonia
serebrotonia
1
Santai dalam postur dan gerak
Tegas dalam postur dan gerak
Tertekan, kaku dalam postur dan gerak
2
Senang kenyamanan fisik
Senang petualangan fisik
Senang responsif secara fisik
3
Reaksinya lamban
Gerak bertenaga
Reaksi sangat cepat
4
Senang makan
Senang latihan fisik
Senang berahasia pribadi
5
Senang kencan sebagai pengalaman sosial
Senang menguasai nafsu
Mental sangat intensif, perhatian sangat berlebihan
6
Senang pesta
Senang mengambil resiko
Tertekan secara emosional
7
Senang ritual sosial dan upacara penuh aturan
Senang bicara langsung kepermasalahannya
Tatapan mata yang tajam, waspada
8
Senang bergaul
Senag berkelahi secara fisik
Takut terlibat dalam kegiatan sosial
9
Ramah, tidak membeda-bedakan orang
Berkompetisi secara agresif
Minder, tidak tenang
10
Haus kasis sayang dan penerimaan
Tidak peka dan kebutuhaan orang lain
Bertahan dengan kebiasaan dan rutinitas
11
Beroriantasi pada orang
Benci berada dalam ruang tertutup
Benci tempat yang bebas
12
Emosinya seimbang
Kejam, tidak pilih-pilih
Sikap dan tingkahlaku yang tidak terduga
13
toleran
Tidak menahan suara
Suaranya tertahan
14
Puas dengan dirinya sendiri
Tahan terhadap rasasakit
Peka terhadap rasa sakit
15
Tidur nyenyak
Senang bersuarakeras/ribut
Sukartidur, kelelahan kronis
16
Tidak bertujuan,tidak mudah terangsang
Tampil lebih tua dari usia sebenarnya
Tampil lebih muda dari usianya
17
Ekstraversi: tidak ada hambatan mengungkapkan perasaan kepada masyarakat
Ekstarversi: terpisah dari ketidaksadaran perhatian dan aksi beroriantasi kedunia luar
Introversi dalam perasaan dan perbuatan
18
Sosialitas dan hangat bertambah kuat ketika mabuk alkohol
Agresif dan keinginan berkuasabertambahkuat ketika mabuk alkohol
Tertekan, lelah, dan depresi bertambah ketika mabuk alkohol
19
Membutuhkan orang ketika menghadapi masalah
Membutuhkan aktivitas ketika mengahadapi masalah
Membutuhkan mengasingkan diri ketika menghadapi masalah
20
Berorientasi pada hubungan masa kecil dan keluarga
Berorientasi kepada tujuan dan aktifitas remaja
Berorientasi kepada priode terakhir hidupnya
Hubungan antara Somatotip dengan Tempramen
Selama lebih dari lima tahun, sheldon meneliti 200 pria kulit putih mahasiswa dan sarjana yang terlibat dalam aktivitas akademik dan aktivitas profesional. Subyek dikenai tes performansi somatitip dan tes skala tempramen,kemudian hasilnya dikolerasikan. Ternyata diperoleh angka yang sangat signifikan (±.80) antara endomorfi dengan viskerotonia, mesomorfi dengan somatotonia, dan ektomorfi dengan serebrotonia.

No comments:

Post a Comment

advertise tengah

tambahkan ke google +

trafic pengunjung

Grafik tayangan laman Blogger

Mengenai Saya

My photo

jalanin semua dengan apa adanya biar lakh waktu bicara  dengan semua nya

traffic pengunjung


widget

google translate

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

gabung yuk

headline news